Umum

Oknum Kades di Tulungagung Diduga Menjadi Provokator Dalam Pengrusakan Lahan Milik Ahli Waris

Tulungagung.topiknews.co.id- Tidak terima dengan hasil putusan pengadilan Putusan Kasasi Nomor 592/K/Pdt/2023 JO NOMOR 12/Pdt.G/2022/PN.Tlg putusan tanggal 13 April 2023 Kades,BPD dan perangkat desa Joho Kalidawir Kabupaten Tulungagung di duga melakukan pengrusakan bener, dan logo atau papan informasi bahwa tanah ini milik almarhum Marni Doelah. Sabtu (02/03/2024).

Selain melakukan pengerusakan papan informasi bahwa tanah ini milik almarhum Marni Doelah,kades,BPD dan perangkatnya juga melakukan intimidasi terhadap keluarga ahli waris.Heri warga desa Joho Kalidawir salah satu keluarga dari almarhum Marni Doelah tidak terima atas perlakuan ini,putusan tanggal 13 April 2023 ini telah Berkuatan Hukum Tetap sejak tanggal 03 Juli 2023.

” kenapa kades dan perangkat beserta RT/RW menggeruduk rumah saya, dan salah kami Apa? seolah-olah tidak mempunyai sopan santun atau adap terhadap warganya, jika ada masalah bukanya kami di panggil di balai desa, malah menggeruduk ke rumah kami, toh di rumah kami ada cucu saya yang masih kecil sampai teriak-teriak ketakutan. Dalam hal ini akan saya bawa keranah hukum sesuai undang-undang yang berlaku di NKRI”, tutur Heri.

Menanggapi hal ini Asep Yumarwoko, ST., MM, selaku Ketua Distrik Tulungagung saat di Konfirmasi awak media pada Senin (04/03/2024) sangat menyayangkan apa yang telah dilakukan oleh seorang kepala Desa.

“seorang kepala Desa harus mengayomi melindungi masyarakatnya dan menjaga Kamtibmas. Justru malah sikap arogan yang di tunjukkan, malah diduga Memerintahkan BPD, Perangkat Desa dan RT untuk bersama sama menggeruduk warganya sendiri.”jelas Asep.

Untuk itu pihaknya akan terus mengawal dan mengusut permasalahan ini sampai ke ranah hukum.

” Permasalahan ini akan kami usut terus sampai tuntas keranah jalur hukum siapapun yang terlibat, karena sesuai instruksi Wilter Jawa Timur usat tuntas permasalahan ini, kalau perlu seluruh jajaran Distrik Jawa Timur akan turun ke Tulungagung sesuai instruksi Wilter Jawa Timur dan kami sudah laporkan kasus ini ke Polsek Kalidawir”, tegas Asep.

Hal yang sama juga disampaikan Sugeng SP, selaku Ketua LSM GMBI Wilter Jatim Terkait bener di rusak oleh oknum diduga ketua RT, kalau ini benar aparat penegak hukum harus menindak tanpa pandang bulu, jadi kalau memang ini tidak segera di tindak Jawa Timur akan turun mengawal ini, sampek ke Bupati bahkan kemanapun kita akan kejar.”tegasnya.

Menurut kuasa hukum Saji dan Siin ahli waris dari Marni Doellah Alm berdasarkan surat kuasa tgl. 14 September 2023     Kepada Anton Sujatmiko,SH.MH Advocat & penasehat hukum serta ketua LBH GMBI Jawa timur menerangkan bahwa tindakan pengrusakan banner merupakan tindakan melawan hukum

” sesuai pasal 406 KUHP dan harus di tuntut sesuai apa yang dilakukan terutama dalam melakukan pengrusakan banner dan kami berharap kepada Kapolres Tulungangung untuk segera menindak lanjuti terkait kasus tersebut. “pungkasnya(GN/Tim).

Related Articles

Back to top button
×