Umum

Belum Apa-Apa Beton Cor Sudah Putus Terbelah, Kualitas Proyek Jalan Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi di Wringinagung Dipertanyakan

Banyuwangi,Topiknews.co.id– Kualitas proyek pemeliharaan jalan pertigaan Wringinagung-Kantor Desa Pesanggaran, dibawah naungan Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi, Jawa Timur, dipertanyakan.

Bagaimana tidak, proyek dengan nama pekerjaan : PJK-P2307-6388724 U57.23, nilai kontrak Rp3.278.812.920,- dari anggaran APBD Banyuwangi 2023 tersebut belum apa-apa sudah rusak. Beton cor jalan putus terbelah.

Dengan kondisi itu, kualitas hasil pekerjaan pelaksana proyek, yakni CV Barki, sangat dipertanyakan. Karena ketika bahan material bagus, tentunya menghasilkan pekerjaan yang baik pula. Bukan pecah terbelah seperti yang terjadi saat ini.

Melihat kondisi pekerjaan yang buruk, sejumlah tokoh masyarakat di Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, akhirnya turut bersuara. Mereka meminta Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, serta Dinas PU CKPP Banyuwangi, untuk menghentikan sementara proses pengerjaan proyek pemeliharaan jalan pertigaan Wringinagung-Kantor Desa Pesanggaran, tersebut.

“Kalau bisa dihentikan saja. Lalu dicarikan rekanan yang masih menjaga kualitas pekerjaan. Yang harus dicatat, proyek ini dibiayai dari uang rakyat, kalau kualitas pekerjaan seperti ini, rakyat bisa dirugikan,” kata Agus, warga setempat, Selasa (28/11/2023).

Namun sayang, terkait buruknya kualitas pekerjaan proyek, Sekretaris Dinas PU CKPP Banyuwangi, Komang dan pelaksana proyek, Kholil, tidak menjawab konfirmasi wartawan. Entah apa yang disebunyikan.

Dengan fenomena seperti ini, yang disinyalir bukan hanya satu-satunya, masyarakat berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa lebih memelototi Kabupaten Banyuwangi. Mengingat di Banyuwangi, juga santer isu fee proyek 20 persen bahkan lebih. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
×